Qasidah Lintas Cahaya

(No Ratings Yet)

Rp66,000

SKU: 0201.
Dilihat : 1.896 Kali
Kategori: , . Label .

Deskripsi Produk

Sinopsis:

INILAH SHALAWAT MERDU PARA PENYAIR MUDA KITA

Sembilan puluh sembilan puisi dalam kumpulan ini, yang dipilih oleh panitia Lomba Cipta Puisi “Rinai Rindu untuk Muhammad Kekasih-Mu”, 2012, dengan kuat dan merdu melukiskan rasa kangen luar biasa kepada pemimpin agung kemanusiaan, yang diutus 14 abad yang silam. Yang para penyair muda ini rindukan pada beliau adalah keimanan, ketaqwaan, keikhlasan, keteguhan, kecerahan, kesantunan, keakraban, dan kecintaan yang melangkahi batas semua benua, melampaui abad demi abad. Bagaimana kita tak akan terpesona, menjelang sakaratul maut beliau dengan penuh cinta tak putus memikirkan nasib kita. Berjarak waktu lebih 14 abad, dengan kata kasih sayang “Ummatii, Ummati..”. Kumpulan puisi ini mewakili perasaan rindu tersebut, yang semoga menjadi nyanyian shalawat bersama, dengan semerdu-merdu suara. Aamiin.

(Taufik Ismail – Penyair Nasional dan Pendiri Majalah Sastra Horison 1966).

Menghadirkan rasulullah dalam keseharian kita adalah sebuah kemestian. Agar memori tentang beliau memandu kita senantiasa dalam kemulyaan. Kumpulan puisi ini adalah “shalawat sastra” yang menggaungkan Rasulullah dalam kesyahduan.

(Tasaro Gk – Penulis Buku Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan)

Informasi Tambahan

Penulis

Jhody. M. Adrowi, Elaine Firdausza, DKK

ISBN

978-602-17505-0-6

Tebal Buku

LXII + 305